Tangki air tanam membutuhkan struktur yang lebih kuat dibanding tangki air yang diletakkan di atas permukaan. Saat dipasang di bawah tanah, tangki tidak hanya menampung air dari dalam, tetapi juga menerima tekanan tanah dari luar. Tekanan tersebut dapat berasal dari berat tanah, kondisi kelembapan, kepadatan tanah, hingga perubahan beban di sekitar area pemasangan.
Karena itu, pemilihan tangki air tanam tidak boleh hanya melihat kapasitas. Struktur dasar, ketebalan dinding, bentuk tangki, dan kaki penyangga perlu diperhatikan agar tangki tetap stabil setelah ditanam. Salah satu bagian penting pada tangki air tanam adalah kaki penyangga atau ground feet yang berfungsi membantu menopang posisi tangki di dalam tanah.
Tangki Air Tanam Perlu Struktur Dasar yang Stabil
Saat tangki air ditanam, bagian dasar menjadi titik penting yang menahan beban dari air di dalam tangki dan tekanan dari tanah di sekitarnya. Jika bagian dasar tidak stabil, posisi tangki dapat lebih mudah bergeser, miring, atau menerima tekanan tidak merata. Kondisi tersebut berisiko memengaruhi ketahanan tangki dalam jangka panjang.
Struktur dasar yang stabil membantu tangki tetap berada pada posisi yang tepat. Dengan penopang yang memadai, beban dapat tersebar lebih baik ke area bawah tangki. Hal ini penting karena tangki air tanam akan bekerja dalam kondisi tertutup tanah dan tidak mudah diperiksa setiap hari seperti tangki yang berada di atas permukaan.
Kaki penyangga pada tangki air tanam berperan membantu menjaga kestabilan tersebut. Semakin baik titik penyangga pada bagian dasar, semakin besar dukungan terhadap posisi tangki ketika menerima tekanan dari luar.
Fungsi 8 Kaki Penyangga pada Tangki Air Tanam
Delapan kaki penyangga pada tangki air tanam membantu memberikan dukungan yang lebih merata di bagian bawah. Kaki penyangga tersebut berfungsi sebagai titik tumpu agar tangki tidak hanya bertumpu pada satu area. Dengan distribusi tumpuan yang lebih baik, struktur tangki dapat lebih stabil saat menahan beban air dan tekanan tanah.
Pada instalasi bawah tanah, tekanan tidak selalu datang dari satu arah. Tanah dapat menekan sisi tangki, sedangkan beban air menekan bagian dalam. Kaki penyangga membantu menjaga posisi dasar tangki agar tetap kokoh dan tidak mudah berubah bentuk akibat tekanan yang berlangsung terus-menerus.
Selain kaki penyangga, sabuk di bagian bawah juga berperan membantu memperkuat struktur tangki. Kombinasi kaki penyangga, sabuk bawah, dinding tebal, dan lapisan pelindung membuat tangki air tanam lebih siap digunakan untuk kebutuhan penyimpanan air jangka panjang.
Tangki Air Tanam Juga Perlu Dinding Tebal dan Material Kuat
Selain 8 kaki penyangga, ketebalan dinding menjadi faktor teknis yang tidak kalah penting. Tangki air tanam perlu memiliki dinding yang mampu menahan tekanan tanah tanpa mudah mengalami perubahan bentuk. Dinding yang lebih tebal akan membantu tangki tetap kokoh saat berada di bawah permukaan tanah.
Material juga harus memiliki kelenturan dan kekuatan yang baik. Tangki air tanam yang terlalu kaku tanpa dukungan material kuat dapat berisiko lebih mudah tertekan. Sebaliknya, material yang lentur dan kuat membantu tangki lebih siap menghadapi tekanan dari tanah serta perubahan kondisi lingkungan di sekitar area tanam.
Baca juga: Gelombang Panas di Eropa Bisa Bikin Kebutuhan Air Ikut Terdampak?
MPOIN U-Ground Vertical dengan 8 Kaki Penyangga

Untuk kebutuhan tangki air tanam yang kuat menahan tekanan tanah, MPOIN U-Ground Vertical hadir sebagai tangki air tanam pendam yang memiliki 8 kaki penyangga atau ground feet. Struktur 8 ground feet membantu menopang bagian dasar tangki agar lebih stabil saat ditanam. Dukungan ini membuat MPOIN U-Ground Vertical lebih siap menghadapi tekanan tanah dari berbagai sisi.
MPOIN U-Ground Vertical juga dilengkapi sabuk di bagian bawah untuk membantu memperkuat struktur tangki. Dinding tangkinya lebih tebal dengan empat lapisan perlindungan, serta memiliki tebal dinding 7-15 mm. Dengan konstruksi tersebut, MPOIN U-Ground Vertical dirancang lebih kuat untuk penggunaan bawah tanah jangka panjang.
Dari sisi kapasitas, MPOIN U-Ground Vertical tersedia dalam ukuran 350-2.000 liter. Pilihan kapasitas tersebut memudahkan pengguna menyesuaikan kebutuhan air rumah, bangunan, maupun area dengan kebutuhan cadangan air lebih besar. MPOIN U-Ground Vertical juga memiliki inlet dan outlet berukuran ¾ inch serta 1 inch, sehingga instalasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan jalur air.
MPOIN U-Ground Vertical dilengkapi perlindungan anti lumut, anti jamur, anti bakteri, anti virus, anti UV, BPA free, warna dijamin tidak pudar, serta kemampuan memisahkan kotoran air yang mengendap. Materialnya menggunakan impact modifier yang bersifat lentur dan 10 kali lebih kuat, sehingga lebih siap menahan tekanan dari tanah.
Kualitas MPOIN U-Ground Vertical juga didukung garansi 15 tahun, standar ISO 21702, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 55%, pengujian laboratorium Jepang, serta pengujian laboratorium Bangkok, Thailand. Dengan penghargaan Kementerian Perindustrian RI 2022 sebagai pemenang rintisan teknologi dengan nilai tertinggi 97,33 dari 100, serta Anugerah Brand Indonesia dan Digital Popular Brand 2019-2022 berturut-turut, MPOIN U-Ground Vertical menjadi pilihan tepat untuk rumah yang membutuhkan tangki air tanam kuat, stabil, higienis, dan lebih aman menghadapi tekanan tanah.
Baca juga: Kapasitas Septic Tank Rumah Perlu Sesuai dengan Jumlah Penghuni, Ini Alasannya
