Pasir dan lumpur yang masuk ke jalur air rumah merupakan masalah yang cukup sering terjadi, terutama pada bangunan yang menggunakan air sumur, air tanah, maupun sumber air yang kualitasnya dapat berubah mengikuti kondisi lingkungan. Partikel tersebut biasanya terbawa bersama aliran air dan masuk ke instalasi pipa, tangki air, hingga titik pemakaian di dalam rumah.
Meski terlihat sederhana, keberadaan pasir dan lumpur tidak boleh diabaikan. Partikel padat yang terus terbawa oleh aliran air dapat menumpuk pada sistem distribusi air dan memengaruhi kenyamanan penggunaan air sehari-hari. Karena itu, sistem filter air menjadi salah satu komponen penting untuk membantu menjaga kualitas air sebelum digunakan untuk berbagai aktivitas rumah tangga.
Filter Air Membantu Menjaga Kualitas Air Sejak Awal
Kualitas air rumah tidak hanya dipengaruhi oleh sumber air, tetapi juga oleh sistem pengolahan yang digunakan sebelum air sampai ke pengguna. Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari partikel halus, endapan, bau, karat, maupun kandungan lain yang dapat memengaruhi kenyamanan saat digunakan.
Filter air berfungsi sebagai tahap penyaringan untuk membantu mengurangi berbagai kontaminan yang terbawa bersama aliran air. Dengan adanya proses filtrasi, air dapat melalui penyaringan terlebih dahulu sebelum masuk ke tangki atau langsung digunakan untuk kebutuhan harian.
Sistem filtrasi juga membantu menjaga kebersihan jalur distribusi air. Ketika partikel pengotor dapat dikurangi sejak awal, risiko penumpukan endapan pada pipa maupun tangki dapat ditekan sehingga sistem air rumah dapat bekerja lebih optimal.
Pasir dan Lumpur Dapat Menyebar ke Seluruh Sistem Air Rumah
Pasir dan lumpur umumnya berasal dari sumber air tanah, sumur bor, atau endapan yang terbawa melalui jaringan distribusi. Saat pompa bekerja, partikel tersebut dapat ikut masuk ke dalam aliran air dan bergerak menuju berbagai bagian instalasi.
Apabila tidak disaring, pasir dan lumpur dapat mengendap di dasar tangki air, menempel pada saluran pipa, hingga terbawa ke keran dan perlengkapan rumah tangga. Kondisi tersebut dapat membuat air terlihat kurang jernih dan meningkatkan jumlah endapan yang harus dibersihkan secara berkala.
Pada beberapa kasus, kualitas air juga dapat berubah setelah hujan deras atau ketika kondisi sumber air mengalami gangguan. Oleh karena itu, penyaringan sejak awal menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi partikel padat sebelum menyebar ke seluruh sistem air rumah.
Sistem Filtrasi Membantu Menyesuaikan Penyaringan dengan Kondisi Air
Setiap rumah dapat memiliki permasalahan air yang berbeda. Ada yang lebih sering menghadapi pasir dan lumpur, sementara yang lain mengalami masalah bau, warna keruh, dan kandungan kapur yang tinggi. Karena itu, pemilihan media filter perlu disesuaikan dengan kondisi sumber air agar proses penyaringan dapat bekerja lebih optimal.
Untuk masalah pasir, lumpur, dan partikel padat, media PP Sediment dan Silica Sand dapat digunakan untuk membantu menyaring endapan yang terbawa bersama aliran air. Jika air memiliki bau kurang sedap atau tercium aroma klorin dan kaporit, media CTO (Carbon Block) dapat membantu menyerap bau dan rasa yang tidak diinginkan.
Pada air yang terlihat keruh atau memiliki warna yang mengganggu, Karbon Aktif dapat digunakan untuk membantu mengurangi warna, bau, dan kandungan tertentu yang memengaruhi kenyamanan penggunaan air. Sementara itu, untuk air yang mengandung kadar kapur, magnesium, dan kalsium cukup tinggi, Resin Softener Cation dapat membantu mengurangi kandungan mineral penyebab air sadah.
Baca juga: Gelombang Panas di Eropa Bisa Bikin Kebutuhan Air Ikut Terdampak?
MPOIN Water Filter untuk Membantu Menjaga Kualitas Air Rumah

Untuk membantu menjaga kualitas air sebelum digunakan untuk aktivitas harian, MPOIN Water Filter hadir sebagai solusi filtrasi yang dapat disesuaikan dengan kondisi air rumah. MPOIN Water Filter dirancang untuk membantu menyaring pasir, lumpur, karat, partikel halus, bau, dan warna keruh yang terbawa dari sumber air rumah tangga maupun kebutuhan bangunan.
MPOIN Water Filter tersedia dengan housing filter dan pilihan cartridge yang dapat dipilih sesuai permasalahan air yang dihadapi.
1. PP Sediment
PP Sediment berfungsi menyaring endapan padat seperti lumpur, pasir, dan lumut agar air menjadi lebih jernih.
2. CTO atau Carbon Block
CTO atau Carbon Block bekerja untuk menyerap bau serta rasa klorin atau kaporit di dalam air.
3. Karbon Aktif
Karbon aktif berperan dalam mengurangi warna, bau, dan resin pada air agar lebih nyaman digunakan.
4. Silica Sand
Silica sand digunakan untuk menyaring endapan kotoran dan tanah yang terbawa dari sumber air.
5. Resin Softener Cation
Resin softener cation berfungsi mengurangi kandungan kapur, magnesium, dan kalsium pada air.
6. Manganese
Manganese dirancang untuk menyaring kandungan karat serta mengurangi bau tidak sedap pada air.
MPOIN Water Filter tersedia dalam ukuran 10 inch dan 20 inch sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan instalasi rumah maupun bangunan. Paketnya dapat dilengkapi housing filter, cartridge, bracket dan baut set, serta kunci housing filter untuk membantu proses pemasangan dan perawatan. Cartridge juga dapat diganti secara berkala sekitar tiga hingga enam bulan, tergantung kualitas air dan intensitas pemakaian.
Dengan sistem filtrasi yang sesuai, pasir dan lumpur dapat dikurangi sebelum masuk ke tangki maupun jalur distribusi air rumah. Selain itu, berbagai masalah kualitas air lainnya juga dapat ditangani melalui pemilihan cartridge yang tepat. MPOIN Water Filter menjadi solusi untuk membantu menjaga air tetap lebih jernih, lebih nyaman digunakan, dan lebih terkontrol untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Keran Jarang Dipakai Bisa Bikin Air Berubah? Ini Penjelasannya
