Air merupakan komponen penting dalam sebuah rumah. Hampir semua aktivitas di dalam rumah membutuhkan air, seperti memasak, bermain, dan urusan sanitasi. Karena penggunaannya yang cukup sering, tagihan air menjadi perhatian bagi pemilik rumah.
Pada beberapa kesempatan saat tagihan air melonjak tinggi, kita suka bertanya mengapa hal itu bisa terjadi padahal aktivitas di rumah terasa sama saja seperti biasanya. Hal ini terjadi karena kebiasaan kecil yang tidak terasa dan sistem air rumah yang kurang efisien.
Untuk mengatasi hal tersebut, berikut beberapa langkah sederhana yang kamu lakukan untuk mengurangi tagihan air tanpa harus mengurangi kenyamanan.
Cek Kebocoran yang Diam-Diam Menguras Tagihan
Hal pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa apakah ada kebocoran pada sistem air di rumah. Banyak rumah tangga yang justru tidak sadar saat kran air, pipa, atau toilet mereka bocor. Ini menyebabkan air akhirnya terbuang terus-menerus sepanjang hari.
Untuk mengatasi itu, kamu bisa mengecek meteran air ketika kran air mati. Selain itu, bisa juga dengan memperbaiki kran, pipa, atau toilet saat menemukan indikasi kebocoran. Meski kadang tampak sepele, kebocoran kecil pada saluran air tidak bisa terus dibiarkan. Karena jika terus terjadi, ia bisa menjadi penyebab utama dari tagihan yang membengkak.
Baca Juga: Mainan Anak yang Diam-Diam Melatih Kreativitas

Atur Pola Mandi dan Kebiasaan di Kamar Mandi
Salah satu area yang menggunakan air dalam jumlah yang besar adalah kamar mandi. Untuk itu, dalam misi mengurangi tagihan air, pola dan kebiasaan di kamar mandi perlu diperhatikan. Mulai dari mandi yang terlalu lama atau membiarkan air mengalir adalah kebiasaan yang tanpa sadar membuat tagihan air melonjak.
Solusi yang bisa langsung diterapkan dalam masalah ini adalah mencoba mengubah pola dan kebiasaan di kamar mandi seperti mandi lebih singkat, mematikan air saat tidak diperlukan, dan menggunakan air secukupnya saat sikat gigi atau mencuci tangan. Meski tampak sederhana, cara ini memiliki dampak yang besar jika dilakukan rutin oleh seluruh anggota keluarga.
Terapkan Teknik Hemat Air di Dapur dan Mesin Cuci
Area selanjutnya adalah dapur. Di area ini, umumnya kita melakukan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan air seperti mencuci piring atau memasak. Dalam aktivitas tersebut, tidak jarang air keran dibiarkan mengalir. Maka dari itu, penting untuk menggunakan air secukupnya saat di dapur, khususnya saat mencuci piring.
Hal yang sama juga berlaku pada area cuci. Area ini juga termasuk area yang menggunakan air dalam jumlah besar. Solusi yang bisa dilakukan untuk meminimalisir pemborosan air adalah dengan menghindari mencuci pakaian dalam jumlah yang sedikit, karena itu membuat penggunaan air lebih boros. Ada baiknya kumpulkan pakaian hingga jumlahnya ideal, lalu cuci sekaligus. Jika memungkinkan, gunakan air bekas cucian pertama untuk mengepel lantai atau menyiram halaman.
Baca Juga: Wow! Ternyata Ini Rahasia Kulit Sehat
Manfaatkan Air Bekas yang Masih Layak Dipakai
Tips satu ini cukup jarang dibahas namun efektif adalah memanfaatkan air bekas untuk kebutuhan non-konsumsi seperti menggunakan air bekas cucian sayur untuk menyiram tanaman, atau air bilasan tertentu untuk membersihkan area luar rumah. Langkah sederhana ini bisa membuat penggunaan air bersih menjadi lebih hemat dan terkontrol jika dilakukan secara rutin.
Optimalkan Tangki Air agar Penggunaan Lebih Stabil dan Terukur
Selain kebiasaan, sistem air di rumah juga berpengaruh besar terhadap tagihan. Rumah dengan tekanan air PDAM lemah atau pompa yang sering hidup-mati biasanya lebih rentan boros karena aliran air tidak stabil dan pemakaian sulit dikontrol.
Di sinilah tangki air atau toren berperan penting. Dengan adanya tangki air, suplai air di rumah menjadi lebih stabil, pompa tidak bekerja berlebihan, dan penggunaan air lebih terukur.
Untuk kebutuhan rumah tangga, penggunaan tangki air berkualitas seperti MPOIN bisa menjadi solusi jangka panjang. Dilengkapi denggan teknologi anti UV, anti lumut, dan anti virus dan bakteri, toren atau tangki air dari MPOIN dirancang untuk penyimpanan air yang lebih aman, kuat, dan cocok untuk kebutuhan harian keluarga. Dengan sistem penampungan yang tepat, rumah bukan hanya lebih nyaman, tetapi juga lebih hemat.
Baca Juga: 5 Bandara Ternyaman dengan Fasilitas Paling Lengkap
