Rumah Tiba-Tiba Bau, Ini Penyebab Dan Solusinya - MPOIN

Rumah Tiba-Tiba Bau, Ini Penyebab Dan Solusinya

Banyak rumah mungkin bisa saja terlihat bersih dari tampilannya, namun belum tentu dari sistem di dalamnya. Sebagai contoh, masih banyak kasus rumah di Indonesia yang sering kali memunculkan bau tak sedap, tanpa sumber yang terlihat. Tidak ada sampah menumpuk, tidak ada genangan air, bahkan kamar mandi tampak terawat. Tetapi aroma tidak sedap tetap terasa dan muncul berulang.

Bau yang muncul bukan semata-mata karena masalah indera penciuman. Dalam praktik sanitasi bangunan, ini sering kali menjadi indikator awal bahwa ada sistem rumah yang tidak bekerja optimal, baik pada instalasi pembuangan limbah, septic tank, maupun penyimpanan air bersih. Untuk memahami penyebabnya secara tepat, kita perlu melihat rumah sebagai satu kesatuan sistem sanitasi yang saling terhubung dan bekerja secara tersembunyi setiap hari.

Bau dari Plumbing Internal

Sistem pipa dalam rumah sebenarnya dirancang untuk mencegah gas dari saluran pembuangan masuk kembali ke dalam ruangan. Mekanisme utamanya adalah P-trap, yaitu lengkungan pipa yang selalu menyimpan sedikit air sebagai segel alami. Air inilah yang berfungsi sebagai penghalang antara ruang hunian dan gas limbah di dalam saluran.

Ketika segel ini gagal, maka gas akan masuk ke ruangan. Beberapa penyebabnya adalah::

  • P-trap kering karena jarang digunakan
  • Sambungan pipa tidak kedap
  • Vent stack (pipa ventilasi) tidak bekerja optimal
  • Tekanan udara dalam sistem tidak seimbang

Gas hasil penguraian limbah umumnya mengandung hidrogen sulfida dan amonia. Inilah yang menimbulkan aroma khas seperti telur busuk atau bau tajam menyengat yang sering kali muncul tiba-tiba.

Karakteristik bau dari plumbing internal biasanya cukup spesifik, seperti:

  • Tidak tergantung cuaca
  • Muncul dari floor drain, kloset, atau wastafel
  • Terjadi di titik tertentu

Baca Juga: Rumah Baru, Air Keruh: Cek Air Sebelum Membeli Rumah

Bau yang Muncul Saat Hujan

Jika bau justru muncul atau memburuk saat hujan deras, pendekatannya harus berbeda. Dalam kasus seperti ini, masalahnya sering kali bukan lagi pada plumbing di dalam rumah, melainkan pada sistem pengolahan limbah yang berada di bawah tanah.

Hingga saat ini, masih banyak rumah di Indonesia yang menggunakan septic tank konvensional berbahan beton. Sistem ini bekerja dengan proses anaerob, yaitu penguraian limbah tanpa oksigen. Dalam proses tersebut, terdapat gas yang dihasilkan seperti hidrogen sulfida, metana, dan amonia. Gas-gas ini secara alami memang memiliki aroma menyengat.

Dalam kondisi ideal, gas-gas tersebut keluar melalui ventilasi. Namun, keadaan tersebut berubah saat hujan deras turun. Penyebab pertamanya adalah air yang meresap ke dalam tanah meningkatkan tekanan hidrostatik di sekitar septic tank. Jika struktur tidak sepenuhnya kedap, tekanan ini dapat mendorong gas untuk mencari jalur keluar yang paling mudah.

Di sisi lain, tanah yang jenuh air membuat sistem resapan tidak bekerja optimal. Gas yang seharusnya terdispersi melalui media tanah justru terdorong naik melalui jalur pipa atau celah struktur.

Tak jarang kondisi ini semakin diperparah jika septic tank beton telah mengalami retakan mikro akibat usia dan tekanan tanah. Dengan retakan kecil saja, sudah cukup untuk memungkinkan gas merembes dan keluar.

Berbeda dengan masalah plumbing, bau dari septic tank umumnya:

  • Cenderung episodik, muncul di waktu-waktu tertentu
  • Terasa menyebar
  • Sulit ditentukan titik asalnya
  • Muncul dari area tertentu tanpa indikasi plumbing rusak

Inilah yang disebut sebagai problem struktur sanitasi eksternal. Dan yang lebih serius, septic tank yang tidak kedap bukan hanya berpotensi menimbulkan bau, tetapi juga meningkatkan risiko pencemaran air tanah di sekitarnya.

Baca Juga: Kombucha Minuman Fermentasi Kekinian

Bau dari Sistem Penyimpanan Air

Selain sistem limbah, sumber bau yang sering luput dari perhatian adalah sistem penyimpanan air bersih. Banyak rumah menggunakan tandon atau tangki air untuk memastikan suplai tetap tersedia, namun tidak semua sistem dirancang dengan perlindungan optimal terhadap cahaya dan pertumbuhan mikroorganisme.

Alhasil, air yang tersimpan dalam tandon atau tangki air tanpa perlindungan cahaya dan kontrol mikroorganisme yang baik berpotensi mengalami perubahan kualitas, seperti:

  • Pertumbuhan bakteri
  • Pembentukan biofilm
  • Endapan organik
  • Reaksi kimia dari sumber air sumur

Yang menjadi tantangan adalah sering kali air dari tandon masih tetap terlihat jernih. Namun, saat keran pertama kali dibuka di pagi hari, aroma samar mulai tercium. Dan bahkan bisa menyebar ke seluruh ruangan karena air digunakan untuk mandi, mencuci, dan membersihkan berbagai permukaan.

Bau Adalah Sinyal Sistem, Bukan Sekadar Gangguan

Ketika rumah berbau tanpa sumber yang jelas, langkah pertama yang sering dilakukan adalah menyamarkannya dengan pengharum ruangan. Padahal, dalam konteks sanitasi bangunan, bau bukan sekadar gangguan kenyamanan. Ia adalah sinyal bahwa ada sistem yang tidak bekerja optimal.

Pada sisi pengolahan limbah, MPOIN BST (Bio Septic Tank) dirancang sebagai alternatif septic tank konvensional yang lebih kedap dan stabil. Struktur monolitnya meminimalkan risiko retak dan rembesan gas, terutama saat tekanan tanah meningkat di musim hujan. Dengan sistem pengolahan yang lebih terkontrol serta material yang tahan tekanan dan korosi dan garansi 15 tahun, MPOIN BST memberikan solusi perlindungan jangka panjang.

Sementara itu, pada sistem penyimpanan air bersih, tandon atau tangki air MPOIN dilengkapi dengan teknologi 4 Layer Light Block yang membantu mencegah penetrasi UV dan pertumbuhan lumut. Materialnya yang 10x lebih kuat, serta dilengkapi dengan antimicrobial, dan garansi hingga 50 tahun. Memberikan perlindungan menyeluruh terhadap kualitas air. Karena pada akhirnya, bau bukan sekadar gangguan. Ia adalah sinyal bahwa sistem perlu diperbaiki — dan sistem yang baik adalah yang dirancang untuk tahan lama.

Baca Juga: Ini Dia Tradisi Minum Kopi di Berbagai Negara

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *