Permasalahan mengenai sampah plastik rasanya makin hari makin mengkhawatirkan. Mulai dari bungkus makanan, kantong belanja, botol minuman, hingga kemasan sachet. Meski terlihat kecil dan praktis, jika terus dibiarkan, sampah-sampah tersebut bisa menumpuk dan menjadi masalah baru.
Berbagai solusi sudah dilakukan untuk menekan penggunaan sampah plastik, baik pada tingkat individu maupun kelompok. Salah satu upaya yang ramai dilakukan adalah zero waste lifestyle, yaitu gaya hidup yang bertujuan mengurangi sampah sebanyak mungkin. Dengan cara lebih bijak dalam memilih barang, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memaksimalkan penggunaan ulang dan daur ulang.
Namun, menerapkan zero waste tidak harus selalu identik dengan perubahan besar yang terasa berat. Justru bisa, melalui langkah kecil yang konsisten dari rumah. Yuk simak, beberapa cara untuk mengurangi sampah plastik dari rumah.
Cari Sumber Masalahnya
Untuk memulai gaya hidup zero waste, langkah pertama yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan mengecek sampah harian. Caranya melakukannya sederhana, yaitu dengan mengumpulkan semua sampah plastik yang dihasilkan di rumah dalam satu hari, kemudian lihat jenis dan sumbernya. Biasanya, plastik yang paling sering muncul adalah:
- Kemasan sachet kopi, sampo, deterjen
- Plastik makanan
- Kantong belanja minimarket
- Botol air minum atau minuman kemasan
Dari kegiatan ini, banyak orang baru sadar bahwa penyumbang sampah plastik terbesar bukan selalu botol, melainkan kemasan kecil seperti sachet yang terus dipakai setiap hari. Inilah alasan kenapa pengurangan sampah plastik harus dimulai dari kebiasaan rutin.
Baca Juga: Rutinitas Sederhana Ini Bikin Hidup Lebih Teratur Tanpa Ribet
Cara Praktis Mengurangi Plastik
Setelah mengetahui sumber masalahnya, langkah selanjutnya adalah membuat solusi yang lebih terarah. Beberapa cara praktis yang bisa dilakukan antara lain:
- Mengunakan tas belanja berbahan kain, agar bisa digunakan berkali-kali
- Membawa botol minum sendiri saat bepergian
- Menyediakan wadah reusable untuk membeli makanan
- Membiasakan membeli produk dalam ukuran besar agar tidak terlalu banyak kemasan kecil
Adapun cara unik yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan mencoba membuat tantangan 7 hari tanpa plastik sekali pakai. Tantangan ini biasanya membantu membentuk kebiasaan baru secara lebih cepat karena terasa seperti permainan.
Baca Juga: Tagihan Air Membengkak? Ini Tips Kurangi Tagihan Air Di Rumah
Libatkan Keluarga
Zero waste akan lebih mudah dijalankan kalau semua anggota rumah ikut terlibat. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan mengedukasi setiap anggota keluarga mengenai sampah plastik dan dampaknya. Kemudian, seiring berjalannya waktu, buat sistem pemilahan sampah sederhana, misalnya:
- Organik (sisa makanan, daun, kulit buah)
- Anorganik (plastik, kardus, botol)
- Residu (sampah yang tidak bisa didaur ulang)
Sampah anorganik yang masih bernilai bisa dikumpulkan dan disalurkan ke bank sampah atau pengepul. Dengan begitu, sampah tidak hanya dibuang, tetapi benar-benar diproses kembali. Rumah pun jadi lebih rapi, tidak mudah bau, dan lebih sehat.
Zero Waste Membantu Sanitasi Rumah & Kualitas Air
Mengurangi sampah plastik sebenarnya bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal sanitasi rumah. Sampah plastik yang menumpuk bisa menyumbat saluran air, memperparah genangan, dan membuat area rumah menjadi lebih lembap serta tidak higienis.
Dan saat lingkungan rumah tidak bersih, dampaknya sering terasa sampai ke kualitas air yang digunakan sehari-hari. Karena itu, zero waste sebaiknya tidak hanya berhenti pada pengurangan plastik, tetapi juga diterapkan dalam sistem rumah secara keseluruhan, termasuk penyimpanan air bersih.
Untuk mendukung rumah yang lebih sehat dan tertata, penting memastikan air bersih disimpan dalam tangki atau toren yang berkualitas. Seperti tangki atau toren dari MPOIN. Dengan teknologi yang anti UV dan anti lumut, air yang tersimpan lebih terlindungi dari paparan sinar matahari yang sering memicu pertumbuhan lumut dan penurunan kualitas air. Ditambah lagi, fitur anti jamur dan anti virus, membuat MPOIN menjadi pilihan tepat untuk keluarga yang ingin menjaga kebersihan air di rumah secara lebih maksimal, tanpa ribet.
Baca Juga: Anak Rentan Diare & Muntaber: Penyebab, Tanda Bahaya, dan Pencegahannya di Rumah
