artikel co.id galian tanah

Berapa Kedalaman Galian yang Tepat untuk Memasang Tangki Air Tanam?

Pemanfaatan ruang bawah tanah sebagai area penampungan air bersih kini semakin diminati oleh pemilik hunian modern dengan lahan terbatas. Sistem penampungan bawah tanah memungkinkan halaman rumah tetap rapi dan luas tanpa keberadaan tangki air pada area terbuka. Namun, proses penanaman tangki air bawah tanah menuntut persiapan konstruksi yang matang sejak tahap penggalian awal.

Banyak pemilik hunian belum memahami berapa kedalaman galian yang tepat untuk memasang tangki air tanam agar sistem penyimpanan air bekerja optimal. Mengetahui ukuran kedalaman galian tanah yang tepat sangat penting untuk mencegah kerusakan struktur tangki akibat beban tanah serta memudahkan jalur instalasi pipa air bersih.

Ukuran Kedalaman Galian yang Tepat

Standar kedalaman galian yang tepat dihitung berdasarkan rumus total tinggi fisik tangki ditambah ketebalan landasan pasir uruk pada dasar lubang. Dasar lubang galian wajib diberikan lapisan pasir uruk setebal 10 hingga 15 sentimeter yang dipadatkan secara merata sebagai bantalan peredam tekanan.

Secara umum, tangki air tanam berkapasitas 350-2.000 liter memiliki tinggi fisik tangki berkisar antara 1 meter hingga 1,8 meter. Dengan menambahkan ketebalan pasir uruk di bagian dasar serta ruang penempatan leher tangki, total kedalaman galian yang ideal berada pada rentang 1,2 meter hingga 2,1 meter dari permukaan tanah.

Bagian atas galian tidak boleh menenggelamkan seluruh bagian penutup tangki. Penutup leher tangki atau manhole harus diposisikan sekitar 5-10 centimeter lebih tinggi dari permukaan tanah jadi agar air limpasan hujan dan kotoran halaman tidak merembes masuk ke dalam tangki air.

Baca juga: Kenapa Pompa Air Perlu Dikontrol Berdasarkan Ketinggian Air di Tangki?

Dampak Kesalahan Menentukan Kedalaman Galian

Pembuatan lubang galian yang terlalu dangkal membuat bodi atas tangki berada terlalu dekat dengan lapisan tanah aktif. Kondisi tersebut menyebabkan dinding tangki rentan mengalami kerusakan mekanis akibat beban pijakan manusia maupun getaran kendaraan yang melintas di atas area penanaman tangki air.

Sebaliknya, menggali tanah melebihi kedalaman standar akan memberikan beban tekanan lateral tanah basah yang terlampau berat pada dinding tangki. Dinding penampungan air yang tertanam terlalu dalam berisiko mengalami perubahan bentuk atau penyok apabila material yang digunakan tidak memiliki daya tahan struktur yang memadai.

Oleh sebab itu, memahami berapa kedalaman galian yang tepat untuk memasang tangki air tanam dan menggunakan tangki air tanam yang memiliki struktur kokoh menjadi faktor penentu keselamatan instalasi air jangka panjang.

MPOIN U-Ground untuk Kedalaman Galian Lebih Stabil

mpoin u ground 2

Untuk kebutuhan penyimpanan air bawah tanah pada kedalaman galian yang telah disesuaikan, MPOIN U-Ground hadir sebagai tangki air tanam dengan konstruksi kuat untuk menghadapi tekanan tanah. Struktur tangki yang stabil membantu menjaga sistem penyimpanan air tetap optimal saat digunakan dalam jangka panjang di bawah permukaan tanah.

Dengan kapasitas 350–2.000 liter, MPOIN U-Ground dapat disesuaikan dengan kedalaman galian tanah yang dibutuhkan rumah tangga. Dimensi MPOIN U-Ground dirancang presisi untuk memudahkan pengukuran lubang galian, mulai dari ukuran 350 liter dengan diameter 75 cm dan tinggi 105 cm, hingga ukuran 2000 liter dengan diameter 151 cm dan tinggi 175 cm.

MPOIN U-Ground menggunakan dinding tangki dengan ketebalan 7–15 mm dan empat lapisan perlindungan untuk mendukung kekuatan struktur saat tertanam pada kedalaman tanah. Material tangki memiliki karakter lentur dengan kekuatan hingga 10x lebih kuat sehingga membantu menjaga bentuk tangki ketika menerima tekanan dari lingkungan sekitar.

Kestabilan MPOIN U-Ground pada kedalaman galian juga didukung belt support atau sabuk struktural pada bagian bawah tangki serta delapan ground feet yang membantu mendistribusikan tekanan secara lebih merata. Kombinasi tersebut membantu mempertahankan struktur tangki dan meningkatkan kestabilan selama digunakan sebagai penyimpanan air bawah tanah.

Dari sisi instalasi, MPOIN U-Ground tersedia dengan inlet dan outlet berukuran ¾ inch serta 1 inch untuk menyesuaikan kebutuhan jalur air rumah. Perlindungan kualitas air didukung fitur anti lumut, anti jamur, anti bakteri, anti virus, anti-UV, BPA free, serta kemampuan membantu memisahkan endapan kotoran air agar air tetap higienis.

Kualitas MPOIN U-Ground didukung standar ISO 21702, sudah tersertifikasi TKDN, pengujian laboratorium Jepang dan Bangkok, Thailand, serta garansi 15 tahun. Dengan konstruksi kuat, kapasitas yang beragam, dan desain hemat ruang, MPOIN U-Ground menjadi solusi tangki air tanam untuk rumah yang membutuhkan sistem penyimpanan air stabil, aman, dan tahan lama pada berbagai kedalaman tanah.

Baca juga: Kenapa Air PDAM Tetap Membutuhkan Filter Air di Rumah? Ini Alasannya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *