Awas Jangan Salah Pilih Sumber Air Untuk Rumah: Sumur, PDAM, atau Air Hujan? - MPOIN

Awas Jangan Salah Pilih Sumber Air Untuk Rumah: Sumur, PDAM, atau Air Hujan?

Air menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas di rumah. Mulai dari mandi, mencuci, memasak, hingga kebutuhan minum, semuanya bergantung pada kualitas air yang digunakan sehari-hari. Tapi, tak semua sumber air baik kita gunakan untuk kegiatan sehari-hari. Ini dikarenakan semua air memiliki karakternya sendiri.

Di Indonesia sendiri, tiga sumber air yang paling umum digunakan adalah air sumur, air PDAM, dan air hujan. Masing-masing memiliki kelebihan, kekurangan, serta perlakuan khusus agar tetap aman dan nyaman digunakan. Yuk kenali lebih dalam lewat pembahasan di bawah.

Baca Juga: Lebih Dari Sekedar Beat: Musik Pop Bisa Jadi Teman Saat Mental Goyah

Air Sumur: Mandiri dan Ekonomis

Air sumur atau air tanah merupakan sumber air yang diambil dari dalam tanah menggunakan sumur bor atau gali. Saat ini, air sumur masih menjadi sumber air pilihan di banyak rumah rumah tangga, terutama di kawasan pinggiran kota dan perumahan lama. Karena berasal dari tanah, air sumur umumnya memiliki ketersediaannya relatif stabil dan biaya operasionalnya lebih hemat.

Namun, karena berasa dari tanah, kualitas air sumur seringkali dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar sehingga rentan tercemar. Tak jarang kandungan zat besi, kapur, hingga bakteri dari rembesan septic tank bisa saja ikut terbawa. Hal ini juga yang menyebabkan air sumur terlihat jernih, tapi sebenarnya mengandung endapan atau mikroorganisme yang berpotensi mengganggu kesehatan. Sehingga air sumur seringkali memerlukan proses tambahan seperti penyaringan atau pengendapan sebelum digunakan, terutama jika akan dipakai untuk memasak atau kebutuhan konsumsi.

Awas Jangan Salah Pilih Sumber Air Untuk Rumah: Sumur, PDAM, atau Air Hujan? - MPOIN

Air PDAM: Praktis dan Terstandar

Selanjutnya, selain air sumur ada juga air PDAM. PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) adalah badan daerah mengelola dan mendistribusikan air ke masyarakat melalui jaringan pipa yang bersumber dari sungai, danau, atau waduk, kemudian diolah hingga layak konsumsi dan disalurkan dengan sistem langganan bulanan.

Meski dikenal sebagai sumber air yang telah melalui proses pengolahan dan pengujian kualitas. Dan memiliki sistem dan keamanan yang relatif terkontrol. Sayangnya kualitas air PDAM masing bergantung pada jarak distribusi, usia pipa, hingga bagaimana kondisi instalasi di rumah. Hal ini menjadikan air PDAM di beberapa wilayah memiliki tekanan air yang tidak stabil, tidak jernih, atau bahkan bau. Itu artinya, meskipun sumber airnya sudah diolah, sistem penyimpanan di rumah tetap memegang peran besar dalam menjaga kualitas air tetap bersih.

Awas Jangan Salah Pilih Sumber Air Untuk Rumah: Sumur, PDAM, atau Air Hujan? - MPOIN

Air Hujan: Alternatif Ramah Lingkungan

Jika kedua sumber air sebelumnya berasa dari tanah, sumber air yang satu ini merupakan salah satu alternatif dari air tanah yaitu air hujan. Pemanfaatan air hujan saat ini sering dianggap sebagai solusi alternatif dari penghematan air dan ramah lingkungan. Umumnya air hujan yang disimpan atau ditampung digunakan untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau sebagai cadangan air saat pasokan utama terganggu.

Meski terlihat bersih, air hujan tetap berisiko tercemar debu, kotoran dari atap dan talang. Air hujan rentan terkontaminasi polutan di udara, terlebih di wilayah padat industri. Oleh karena itu, sistem penampungan air hujan perlu dilengkapi sistem penyaring dan tangki air/tandon yang tertutup rapat agar air tidak cepat kotor atau menjadi sarang lumut.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Tempat Padel ala Gen Z!

Awas Jangan Salah Pilih Sumber Air Untuk Rumah: Sumur, PDAM, atau Air Hujan? - MPOIN

Jaga Kualitas Air Rumah

Dari ketiga sumber air di atas, semua sumber air punya kekurangan dan kelebihannya tersendiri. Tapi poin yang tak kalah penting dari menentukan sumber air adalah menentukan bagaimana sumber air tersebut disimpan dan dialirkan di dalam rumah.

Di sinilah peran toren atau tangki air dan filter air menjadi sangat penting. Toren yang mudah berlumut, bocor, atau terbuat dari bahan kurang berkualitas dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Sering kali endapan kotoran di dasar tangki pun bisa ikut terbawa ke seluruh saluran air di rumah. Maka dari itu memilih toren yang tepat menjadi kewajiban.

MPOIN hadir untuk membantu keluarga memenuhi kewajiban tersebut. Dibuat dengan material berkualitas tinggi, berteknologi anti lumut, anti bakteri, serta perlindungan terhadap sinar UV, Toren/tangki air MPOIN siap bantu keluarga mengurangi risiko kontaminasi selama air disimpan. MPOIN juga hadir dengan 6 pilihan filter air yang bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan untuk kebersihan air di rumah. Sudah saatnya untuk mulai jaga kesehatan dan kenyamanan seluruh keluarga lewat air bersih. 

Baca Juga: Makanan Ultra-Olahan Dapat Berdampak Buruk untuk Anak Loh

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *